Lewati ke konten

Hubungkan channel

Cara menghubungkan WhatsApp, Telegram, Instagram, Facebook, Intercom, Slack, SocialChat, dan Webchat ke CSKU.

Semua channel dikelola dari menu Integrasi. Setiap kartu menampilkan jenis channel dan status Terhubung atau Belum. Klik Setup untuk channel baru atau Kelola untuk channel yang sudah ada.

Ringkasan channel

ChannelYang Anda perlukanCara hubung
WhatsApp (Scan QR)HP dengan WhatsApp aktifScan QR
WhatsApp API (Token manual)Token, WABA ID dari MetaIsi form 3 langkah
WhatsApp API (Login Meta)Akun Facebook Business ManagerPopup Facebook
TelegramBot token dari @BotFatherIsi token
InstagramAkun Business/Creator yang tersambung ke Facebook PageLogin with Instagram
FacebookAdmin Facebook PageLogin Facebook
IntercomAccess Token IntercomIsi token, validasi
SlackApp ID, Bot Token, Verification TokenIsi form, validasi
SocialChatAPI Key SocialChatIsi API key, pilih channel
WebchatWebsite atau aplikasi AndaPasang widget

Kuota channel

Jumlah channel dibatasi paket. Angka Channel Terpakai ada di atas daftar channel. Jika kuota penuh, tombol Tambah Channel nonaktif.

Pengaturan umum setiap channel

Setelah channel dibuat, Anda bisa mengatur:

  • Label Channel: nama internal agar mudah dikenali tim.
  • AI Agent: agent yang membalas di channel ini. Klik Pilih AI atau Ganti AI di kartu channel. Untuk melepas, pakai Putuskan AI Agent.
  • Divisi: hanya anggota divisi terpilih yang melihat chat channel ini. Lihat Tim & role.

Status di kartu channel:

StatusArti
TerhubungChannel aktif, pesan masuk dan keluar normal.
TerputusKoneksi lepas atau token kedaluwarsa. Klik tombol hubungkan lagi.
Belum terhubungChannel dibuat tapi belum selesai disambungkan.

Hapus channel

Menghapus channel juga menghapus semua kontak, riwayat percakapan, dan konfigurasi channel tersebut. Tindakan ini tidak bisa dibatalkan.

WhatsApp (Scan QR)

Memakai nomor WhatsApp biasa atau WhatsApp Business app, tersambung seperti WhatsApp Web.

  1. Buka Integrasi → WhatsApp, klik Tambah Channel.
  2. Isi nomor dengan format internasional, contoh 6281234567890. Angka 0 di depan otomatis diubah ke 62.
  3. Pilih AI agent dan divisi, lalu klik Simpan.
  4. Klik Scan QR di kartu channel.
  5. Di HP, buka WhatsApp → Perangkat tertaut → Tautkan perangkat, lalu scan QR di layar.
  6. Status berubah menjadi Terhubung.

QR berlaku sekitar 60 detik. Jika habis, minta QR baru. Jika status menjadi Terputus, scan ulang. Jangan keluarkan perangkat tertaut dari HP.

WhatsApp API (Token manual)

Untuk nomor WhatsApp Business API yang sudah Anda kelola sendiri di Meta. Form punya tiga langkah:

  1. Akun Meta: isi Token (Permanent Access Token dari Meta App) dan WABA ID (WhatsApp Business Account ID dari Meta Business Manager). Klik Lanjut.
  2. Nomor: pilih nomor telepon dari daftar nomor di WABA tersebut. Klik Lanjut.
  3. Penanganan: isi Label Channel, pilih AI Agent dan Divisi, lalu klik Simpan.

Kirim pesan dari nomor lain untuk tes. Untuk memakai nomor ini dari sistem Anda sendiri lewat API, lihat WhatsApp API proxy.

WhatsApp API (Login Meta)

Cara termudah untuk WhatsApp Business API. Webhook, token, WABA ID, dan Phone Number ID diatur otomatis.

  1. Buka Integrasi, pilih WhatsApp API (Login Meta), klik Tambah Channel.
  2. Klik Setup dengan Facebook. Izinkan popup di browser.
  3. Di popup, login Facebook, pilih Business Portfolio, WhatsApp Business Account, dan nomor telepon.
  4. Verifikasi nomor dengan kode OTP lewat SMS atau telepon.
  5. Kembali ke dashboard, pilih nomor, klik Hubungkan.
  6. Isi Label Channel, pilih AI agent dan divisi, klik Simpan Perubahan.

Nomor yang sudah dipakai di WhatsApp Business app bisa dihubungkan tanpa kehilangan riwayat (mode coexistence). Konfirmasi koneksi dilakukan di app WhatsApp Business.

Jendela 24 jam

Di WhatsApp API, Anda hanya bisa mengirim pesan bebas dalam 24 jam sejak pesan terakhir pelanggan. Di luar itu, wajib memakai template yang disetujui Meta. Lihat Balas chat.

Telegram

  1. Di Telegram, buka @BotFather dan kirim /newbot.
  2. Isi nama bot, lalu username yang diakhiri bot, contoh cs_toko_bot.
  3. Salin token bot, formatnya seperti 123456789:ABCdefGHIjklMNO.
  4. Di CSKU, buka Integrasi → Telegram, klik Tambah Channel.
  5. Tempel token di Bot Token, pilih AI agent dan divisi, klik Simpan.

Webhook diatur otomatis. Jika bot dipakai di grup, matikan privacy mode: kirim /mybots ke BotFather → pilih bot → Bot Settings → Group Privacy → Turn Off.

Jaga token

Token bot memberi akses penuh ke bot Anda. Jangan bagikan ke siapa pun.

Instagram

Syarat: akun Instagram Business atau Creator yang tersambung ke Facebook Page, dan Anda admin Page tersebut.

  1. Buka Integrasi → Instagram, klik Tambah Channel.
  2. Klik Login with Instagram, login, dan berikan izin messaging.
  3. Setelah kembali ke CSKU, isi label dan pilih AI agent.
  4. Klik Simpan.

Balasan hanya bisa dikirim dalam 24 jam sejak pesan terakhir pelanggan. Jika token kedaluwarsa, status menjadi Terputus. Klik Hubungkan atau Ganti Akun untuk login ulang.

Facebook

  1. Buka Integrasi → Facebook, klik Tambah Channel.
  2. Anda diarahkan ke Facebook. Login dan berikan izin.
  3. Di halaman Pilih Facebook Page, pilih Page yang ingin dihubungkan.
  4. Klik Hubungkan, lalu Kembali ke Integrasi.
  5. Atur label, AI agent, dan divisi di kartu channel.

Intercom

  1. Ambil Access Token dari Intercom Developer Hub.
  2. Di CSKU, buka Integrasi → Intercom, klik Tambah Channel.
  3. Tempel token di Access Token, klik Validasi Intercom.
  4. App ID, Admin ID, Admin Name, dan Admin Email terisi otomatis.
  5. Pilih AI agent, klik Simpan.

Tes dengan mengirim pesan dari Intercom Messenger di website Anda.

Slack

  1. Buat app di api.slack.com/apps → Create New App → From scratch.
  2. Di OAuth & Permissions, tambahkan scope chat:write, channels:history, groups:history, im:history, mpim:history, users:read.
  3. Klik Install to Workspace dan salin Bot User OAuth Token (xoxb-...).
  4. Di CSKU, buka Integrasi → Slack, klik Tambah Channel. Isi App ID, Auth Token, dan Verification Token, lalu klik Validasi Slack.
  5. Salin URL webhook yang ditampilkan. Di Slack, buka Event Subscriptions, aktifkan, dan tempel sebagai Request URL.
  6. Subscribe ke event message.channels, message.groups, message.im, message.mpim.
  7. Undang bot ke channel Slack dengan /invite @nama_bot.

SocialChat

  1. Buka Integrasi → SocialChat, klik Tambah Channel.
  2. Isi API Key dari dashboard SocialChat.
  3. Pilih Channel ID dari daftar channel SocialChat Anda.
  4. Pilih AI agent dan divisi, klik Simpan.

Webchat

Webchat adalah widget chat untuk website atau aplikasi Anda sendiri. Buat channel di Integrasi → Webchat, lalu pasang kodenya. Langkah lengkap ada di Pasang widget. Untuk aplikasi Android, lihat Integrasi Android.